KONFIGURASI JARINGAN
1. Masuk ke mode root. Yaitu dengan cara ketik "root" atau "su" kemudian masukan password root kalian yang sudah kalian setting pada waktu penginstalan.
2. Edit Konfigurasi Jaringan. Langkah selanjutnya adalah kalian konfigurasikan jaringan, yaitu dengan memasukan IP Address, Gateway, Subnet mask, gateway dll.
Caranya ketik nano /etc/network/interfaces kemudian enter
Isi seperti dibawah ini. Sesuaikan dengan ketentuan yang sudah kalian buat tadi, kalau admin seperti ini. Untuk menyimpan tekan ctrl+x lalu tekan y dan kemudian enter
3. Setelah sudah diatur jaringanya silakan restart dengan cara ketik /etc/init.d/networking restart
apabila hasilnya seperti ini berarti berhasil restart
4. Cek terlebih dahulu apakah konfigurasinya sudah benar, cara ceknya ketik ping 192.168.3.1 (Gateway) apakah sudah terhubung dengan internet atau belum, dan lihat juga apakah kabel LAN yang terhubung ke Internet sudah tersambung dengan benar atau belum.
5. Kemudian masuk ke Resolv. Ketik nano /etc/resolv.conf kemudian isi dengan name server 192.168.50.1 (ip komputermu). Untuk menyimpan tekan ctrl+x lalu tekan y dan kemudian enter.
KONFIGURASI DNS SERVER
Note : sebelum menginstal pastikan CD/DVD Bootable Debian sudah dimasukan.
2. Masuk ke konfigurasi dengan cara ketik nano /etc/bind/named.conf.options lalu enter.
3. Masukan gateway dan IP komputer kalian.
// forwaders { ubah menjadi forwaders {
// 0.0.0.0; 192.168.3.1; (Gateway)
//}; 192.168.50.1; (IP Komputermu)
};
Untuk menyimpan tekan ctrl+x lalu tekan y dan kemudian enter
zone “namasekolah.sch.id” in {
type master ;
file “/etc/bind/db.namasekolah.sch.id”;
};
zone “192.168.50.in-addr.arpa” {
type master ;
notify no ;
file “/etc/bind/db.192”;
};
Untuk menyimpan tekan ctrl+x lalu tekan y dan kemudian enter







Tidak ada komentar:
Posting Komentar